Senja
SENJA Kicauan burung yang memenuhi gendang telinga ditambah serbuan angin yang menyerbak membuat suasana sore hari ini menjadi lebih segar. Entah kenapa aku menyukainya, bahkan aku selalu menantikannya. Ditambah lagi warnanya yang kejinggan membuat keadaan menjadi lebih indah. SENJA. Itulah yang kusukai. Sore hari yang penuh dengan kejinggaan yang indah. Didalam kamar yang terlihat dari jendela sempitpun namun tetap terlihat indah. Bahkan hanya bayangannya saja yang terlihat namun tetap indah sampai hanya kata kagum yang selalu keluar dari mulut manisku ini. SENJA….. Sesuatu yang indah, namun tak bisa diraba. Ia hanya bisa dipandang dan dirasakan keindahannya. Aku menopang wajahku di antara kedua tanganku yang terlipat di atas jendela kamarku. Sepertinya senja saat ini, sama dengan senja senja yang sebelumnya. Tetap berwarna jingga kemerahan, dan yang kurasakan adalah betapa indahnya karunia tuhan yang satu ini. Seketika aku memejamkan mataku. Berusaha me...